Di Duga Rampas Hak Tanah Ahli Waris Miun Juba di Wilayah Kelurahan Babakan Setu

Kota Tangsel-, Tangselkita.com | Diduga Pengembang perumahan Serpong City Paradise yang berlokasi di Wilayah Kelurahan Babakan Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, diduga telah Mencaplok tanah warga milik ahli waris dari almarhum Miun Juba yang berlokasi di RT 05/03, Kampung Babakan, Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu, Kota Tangsel. 

Kepada Media Tangselkita.com , RT Aslih bin pulan salah seorang ahli waris tanah Persil No. 51 dikelurahan Babakan menjelaskan bahwa benar tanah seluas 7000 meter/segi yang terletak di Kampung Babakan, Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu dengan Nomor Persil 51 adalah benar milik ahli waris almarhum Miun Juba yang saat ini diklaim (dicaplok) oleh pengembang Perumahan Serpong City Paradise (Progress Group). 

“Saya bersama para ahli waris lainnya sudah mendatangi kelurahan Babakan beberapa waktu yang lalu, dan benar dalam arsip dan dokumen  disana, Persil tanah girik No. 51 seluas 7000 meter/segi atas nama almarhum Bapak kami Muin Juba,” tegas Aslih.

Madsuki, SH Lurah Babakan, Kecamatan Setu, saat dikonfirmasi beberapa awak Jurnalis dan salah satunya Media Tangselkita.com, pada Senin (06/01/2020) siang, menyatakan bahwa dirinya belum lama ditempatkan sebagai Lurah Babakan, jadi dirinya belum dapat memberikan keterangan apapun terkait masalah klaim kepemilikan surat tanah girik Persil No. 51 antara ahli waris almarhum Miun Juba dengan Pengembang Serpong City Paradise (Progress Group).


“Maaf mas wartawan, untuk masalah sengketa Persil girik tanah No. 51 di Kelurahan Babakan, untuk saat ini saya belum dapat berkomentar, karena saya belum lama menjadi Lurah Babakan dan saya belum memahami secara lengkap riwayat sejarahnya permasalahan Persil No. 51 tersebut. Nanti saya tanyakan dulu kepada pihak PPATK Kota Tangsel ya,” ujar Fikri ( Sekel ) Bhakti Jaya.

Sementara itu, Bapak Bambang selaku pimpinan pengembang Perumahan Serpong City Paradise, saat dikonfirmasi para awak media untuk dimintai keterangan terkait masalah banjir ditanah Persil No. 51 yang bersengketa tersebut dan saat ini sedang dilakukan pengerjaan pengurukan dan perataan tanah untuk dibangun cluster perumahan tapi menimbulkan banjir yang merugikan warga masyarakat kelurahan Bhakti Jaya, tidak mau menjawab permohonan audiensi para awak media alias memilih Bungkam.

Farhat M/ Herman / reed

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply