Lima area potensi korupsi menurut Bambang Sudiono

Tangselkita.com, Dalam Perbincangan santai di Warung Nongkrong Danau Pamulang Square , Minggu (12/1/2020), salah satu pembicara yang hadir yakni cawalkot Bambang Sudiono Dalam kesempatan tersebut, ia mengatakan ada 5 area potensi korupsi di pemerintahan. Potensi pertama yakni saat perencanaan APBD. Ini dikarenakan pada saat ini rawan terjadinya suap pada anggota DPRD oleh Kepala Daerah.

“Yang jadi soal terkait meloloskan alokasi anggaran, apalagi yang ditujukan pada pelaku bisnis yang membantu saat kampanye. Misal mereka bilang, kami perlu uang untuk ketok palu juga,” kata Bang Yon panggilan akrab

Kedua yakni pengadaan barang dan jasa.

Setelah perencanaan APBD lolos, dilanjutkan dengan pengadaan barang dan jasa.

“Yang menang tender pengadaan diatur. Tender hanya formalitas bahkan membuat pengadaan elektronik sedimikian rupa,” katanya. Selain itu dibuat juga perusahaan boneka dan pemenang tender sudah ditentukan.

Ketiga yakni perizinan.

“Ini lebih luas dan agak kurang terpantau karena tidak pakai dana APBD atau APBN sehingga seolah-olah negara tidak rugi,” katanya.

Padahal jika perizinan diberikan pada perusahaan yang tidak pada semestinya, kemungkinan akan lebih berbahaya dari kerugian negara saja.

“Kalau misal dibangun atau reklamasi di daerah konservasi misalnya, yang seharusnya untuk tujuan ekologis tapi demi kepentingan bisnis alokasi perizinan ke sana. Ini tipologi yang muncul di beberapa daerah,” katanya.

Keempat yakni APIP (Aparatur Internal Pengawas Pemerintah), yang mestinya diperkuat dan dipertajam. Mestinya diangkat lebih tinggi agar bisa memetakan peta-peta risiko korupsi. Sehingga menjadi pengawas tersendiri yang meminimalisir penyimpangan yang ada.

Kelima yakni manajemen SDM seperti kasus pengisian jabatan atau jual beli jabatan

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply