Urus SPPT Kena Pungli,  Oknumnya Ditemui Selalu Ngabur

Tangsel, Tanah lagi tanah lagi, Kembali terulang kasus pungutan liar yang dilakukan oleh oknum kelurahan akibatnya belasan warga tertipu dan gigit jari sebab sudah 4 tahun ngedap dikantor kelurahan

Hal tersebut di alami warga Kampung dadap RT 01/03, Nomi (52 tahun) kecewa lantaran setiap datang ke kelurahan bukan di jawab dengan baik malah oknumnya marah marah.

Menurut pengakuannya, Ia dan belasan warga sudah di pungut biaya sebesar Rp.200.000 untuk administrasi pembuatan SPPT PBB ( Surat Pemberitahuan Pajak Terutang / Pajak Bumi dan Bangunan.red) kepada oknum kelurahan Rawa Buntu

” Inisialnya  ” HS” sekarang katanya jabatannya tinggi dikelurahan” kata Naomi.

Katanya lagi, Pegawai kelurahan sudah berkali kali datang kerumah hanya mengukur tanah sambil meminta ongkos pengukuran.

” Memang kami cuma punya girik atas lahan ini”. ucap Naomi kepada wartawan, Kemarin (23/12/2019) seraya menunjuk lahan yang luasnya sekira 1000m samping gedung sekolahan kristen internasional.

” Saya minta kalau bisa dikeluarkan karena lahan ini suratnya sudah dipecah pecah oleh encing, saya punya 4 surat dan masing masing ingin punya sendiri”. jelas Naomi mengeluh

Hal sama disampaikan tokoh masyarakat Dulhani, dirinya berharap pihak kelurahan jangan janji janjikan warganya sebab tanah saya sudah di ukur sejak dua tahun lalu.

” Saya luas tanah 650m, yang 200m sudah diambil BSD sisanya sengaja dibuatkan SPPT supaya bisa dibuatkan sertifikat”. ulas Dulhani 

” Bagaimana saya mau bayar yang tanahnya 1000 saja belum jadi, coba tolong media itu sampaikan ke walikota atau wakilnya bener gak itu punya anak buah seperti itu tiap ditemui ngabur terus,” ujarnya kesal 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply