190 Pohon Dipangkas Untuk Pembangunan Plaza Selatan Monas

Tangselkita.com, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merevitalisasi kawasan Monumem Nasional (Monas) bagian Selatan, di Jalan Medan Merdeka Selatan, atau yang bersebelahan dengan area Ikatan Restoran dan Taman Indonedia (IRTI). Di area tersebut rencananya akan dibuat Plaza Selatan Monas.

Pantauan di lokasi pada Selasa (21/1) pembangunan sudah dimulai. Bidang tanah sudah tampak diberi adonan semen. Galian tanah diangkut bergilir menggunakan truk. Pagar pembatas proyek sudah mengitari lokasi yang terdampak revitalisasi.

Pada keterangan yang dipasang di sekitar proyek, Plaza Selatan Monas ini akan difungsikan sebagai ruang terbuka publik yang juga berfungsi sebagai Plaza Upacara dan Plaza Parade. Lantai plaza akan dihias dengan cahaya dari inground lighting. Pada area tempat duduk akan dipasang step light dan up light pada pohon. Di area ini juga akan dibangun kolam pantulan bayangan, dengan pencahayaan dari dalam kolam dengan tipe underwater lighting.

Adanya pemugaran ini tidak mengganggu aktivitas wisatawan yang datang. Sebab, hanya di area proyek saja yang tidak boleh dimasuki publik. Sedangkan tugu Monas masih bisa dikunjungi seperti biasa. Lokasi proyek yang cukup jauh, juga tak menghilangkan keindahan Monas untuk berswafoto.

Proses pengerjaan Plaza Selatan Monas, Jakarta. Kepala Unit Pengelola Monas, Muhamad Isa Sanuri mengatakan revitalisasi ini mengedepankan optimalisasi fungsi kawasan dengan konsep ruang terbuka hijau dan integrasi transportasi. Revitalisasi merupakan bagian dari Rencana Induk Penataan Rencana Tapak Kawasan Medan Merdeka, hasil dari sayembara desain yang pemenangnya ditetapkan pada awal 2019.

Saat ini pelaksanaannya sedang dikerjakan oleh Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan Provinsi DKI Jakarta sejak 2019, dengan target pengerjaan selama 3 tahun, atau akan selesai pada 2021. Saat ini proses revitalisasi mulai dilaksanakan di area Plaza Selatan seluas 34.841 meter persegi.

“Dari 190 pohon di area Selatan, beberapa akan dilakukan pemindahan ke area Barat, Timur, serta area parkir kendaraan yang selama ini berada di kawasan Medan Merdeka, atau dikenal dengan eks parkir IRTI,” kata Isa.

Sementara itu, Kepala Dinas Citata Provinsi DKI Jakarta, Heru Hermawanto memastikan, revitalisasi ini telah direncanakan secara matang. Prosesnya pun bersamaan dengan revitalisasi Masjid Istiqlal, dan Lapangan Banteng. “Ketiga wilayah tersebut nantinya akan terhubung dengan jalur pejalan kaki yang lebar dan rapi,” tambah Heru.

Heru menjelaskan, konsep revitalisasi ini dibangun berdasarkan kronologi sejarah Kawasan Monas dan Medan Merdeka, yakni sebagai pusat pemerintahan hingga ruang terbuka hijau. Selain itu sebagai sarana rekreasi berskala nasional yang kental dengan makna simboliknya untuk mengenang dan membangkitkan semangat perjuangan bangsa.

Pembangunan Plaza Selatan Monas ini juga difungsikan sebagai penopang kegiatan pemerintahan pusat dan daerah. Ruang Agung yang selama ini digunakan untuk kegiatan tersebut, nantinya diharapkan bisa dikembalikan kepada fungsi aslinya sebagai ruang kontemplasi.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga telah membatalkan rencana pembangunan Ruang Bawah Tanah (Basement) di area selatan untuk parkir kendaraan. Dokumen perencanaannya telah selesai disusun pada 2013 oleh Dinas Tata Ruang Provinsi DKI Jakarta, yang mengacu pada Rencana Induk Penataan Medan Merdeka tahun 1997, dengan luas bangunan 89.840 meter persegi.

Yuk kita klik dan share poling pemilihan Cawalkot Tangsel!

https://pollingkita.com/polling33437-polling

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply