Di Tengah Tengah Warga Berjuang Tanahnya Diserobot UIN Dan Kemenag , Kemenag Terima Hibah Tanah MAN IC Dari Pemerintah  Kota Tangsel 

Tangsel, Kementerian Agama RI menerima hibah barang milik daerah berupa tanah yang berdiri di atasnya bangunan sekolah Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) dan tanah untuk Kantor Kemenag dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Provinsi Banten.

Hibah tanah untuk MAN IC seluas kurang lebih 57.000 meter persegi terletak di Jalan Cendekia Bumi Serpong Kelurahan Rawa Buntu, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan. Dan hibah tanah untuk Kantor Kemenag Kota Tangsel seluas kurang lebih 2.360 meter persegi.

Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah dan Berita Acara Serah Terima Barang Milik Daerah antara Pemerintah Kota Tangerang Selatan dengan Kemenag RI tersebut dilakukan Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany dan Sekjen Kementerian Agama M. Nur Kholis Setiawan.

Tampak hadir, anggota Komisi VIII DPR RI Ali Taher, Wakil Walikota Benyamin Davnie, Kakanwil Kemenag Provinsi Banten Ahmad Bazari Syam, Karo Keuangan dan BMN Kemenag M. Ali Irfan dan unsur Forkopimda.

Sekjen menyampaikan apresiasinya kepada Pemerinah Kota Tangsel atas hibah tanah untuk MAN IC dan Kantor Kemenag Kota Tangsel yang prosesnya sudah dilakukan cukup lama.

“Kita menghaturkan terimakasih tak terhingga kepada ibu walikota Tangerang Selatan beserta jajarannya yang telah memberikan persetujuan hibah tanah pada Kemenag yang di dalamnya tidak hanya untuk MAN IC juga untuk kantor Kemenag Kota Tangsel, sekaligus menjadi awal membenahi sarana di MAN IC,” tutur Sekjen, Senin (9/12).

“Kita memahami, tanah tersebut tidak mudah diserahkan begitu saja. Sehingga yang kita lakukan bertahun-tahun adalah meyakinkan pihak pemerintah Kota Tangsel, bahwa kalau tidak diserahkan aset tanahnya kita atau Kemenag kesulitan melalukan pembangunan, pengembangan dan menganggarkan bagi peningkatan sarana prasarana MAN IC yang keberadaannya sudah cukup lama,” ujarnya

Sehingga, lanjut Sekjen, dengan diserahkannya tanah ini, menjadi tonggak awal Kemenag melakukan revitalisasi, karena bangunan tersebut sudah cukup lama di tengah-tengah prestasi MAN IC yang luar biasa.

Tak ada kepedulian Pemerintah Kota Tangerang Selatan kepada warganya yang sedang berjuang menuntut ganti untung atas UIN dan Kemenag ,atas pembongkaran pada tahun 2014 hingga kini eksekusi priode kedua yang direncanakan pihak UIN pada tanggal 12 Desember 2019 .

Disini terlihat adanya bau arogansi jika kita membicarakan pembangunan disitu (di puri intan ,Pisangan Ciputat Red ) apakah sudah ada IMB ini perlu dipertanyakan ,ini bukti legal negara ini perlu penyelusuran bersama begitu juga AMDAL lingkungan, selama ini banyak laporan ke PSI Tangsel mengenai agraria sebanyak 20% semasa reses. Masyarakat yang selama ini mengadu meminta ganti rugi secara wajar kok sesuai harga tanah yang berlaku .” Tegas Aji Anggota. DPRD F- PSI TANGSEL ketika wartawan mengkonfirmasi disela sela penerimaan pengaduan Warga Puri intan

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply