Rayakan Ulangtahun Ke 4, Bamus Napak Tlias Sejarah Kota Tangerang Selatan

Serpong, tangselkita– Badan musyawarah Kota Tangerang Selatan (BAMUS TANGSEL) yang ketuai oleh Julham Firdaus mengadakan tapak tilas kebeberapa titik tempat yang memiliki kaitannya dengan sejarah berdirinya Kota Tangerang Selatan, Tapak tilas mengunjugi beberapa tokoh Cipasera ( asal muasal terbentuknya nama Tangerang Selatan.red) dan berakhir dengan berziarah ke Taman Makam Seribu Serpong  Sabtu, (23/11/20190 siang.

Menurut ketua panitia dan juga wakil ketua badan musyawarah Nurhasan menjelaskan, “ ini semua dalam rangka hari jadi Bamus Tangsel ke 4 dan juga Hari jadi Kota Tangsel  ke 11 jatuh di Tanggal 26 Nopember dan momen terpenting ini kami jadikan satu agenda program HUT Bamus,” jelasnya

Lebih lanjut dikatakannya, “Bamus Tangsel dalam bulan ini telah berusia  ke 4 tahun, Segenap pengurus dan anggota sangat bersyukur dan selalu konsisten dalam mengkritisi kebijakan kebijakan Kota Tangerang selatan yang tidak pro rakya dan insya alloh kita tetap konsisten.” tegas Nurhasan.

“Dalam peringatan kali ini Bamus Tangsel mengambil tema JASMERAH yang artinya jangan sekali kali melupakan sejarah, melupakan para pendiri kota tangerang selatan selain itu sebagai anak muda milenial kami pun mengajak jangan sekali kali melupakan sejarah terbentuknya provinsi Banten sebab di sana pun ada warga Tangerang Selatan,”. Urai Nurhasan

Kami pengurus dewan pimpinan pusat badan musyawarah tangsel, hari ini bersilatirahmi kepada tokoh tokoh yang melahirkan kota Tangsel  dahulu ,hingga pada akhirnya kita berziarah ke taman makam seribu guna mendoakan para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan negri ini .”tukas Nurhasan seraya menyalami para awak media

Sebelumnya ketua umum Badan Musywarah Tangerang Selatan, Julham Firdaus menguraikan bahwa agenda terakhir harlah bamus akan dilaksanakan kegiatan santunan dan doa bersama para alim ulama di lapangan depan kantor samsat BSD, Serpong.

“ Kami tetap menjaga perdamaian dan persatuan warga masyarakat baik tokoh sesepuh, tokoh politik, anak anak muda milenial tangsel, hingga pejabat birokrasi untuk mencintai kotanya dan mengendepankan musyawarah dengan menggelar santunan yatim piatu dan doa bersama atas peringatan hut bamus ke 4 dan hut tangsel ke 11”. Tandas Julham

“ Bamus tetap menjadi corong masyarakat kecil, oleh sebab itu tagline kami tahun ini adalah cintai rakyat, hormati rakyat, dahulukan rakyat, gak musyawarah gak keren’. Pungkas Julham. Pur/Dz

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply