Startup Pendidikan HarukaEdu Galang Investasi Dari Investor AS

Startup bidang pendidikan (edutech) Indonesia, HarukaEdu menggalang putaran pendanaan seri C. Perusahaan perdagangan global, SIG yang berbasis di Amerika Serikat (AS) memimpin investasi ini. Investor lain yang terlibat yakni AppWorks, GDP Venture, dan Gunung Sewu Kencana. Hanya, HarukaEdu tidak menyebutkan nilai investasinya. Perusahaan berencana memanfaatkan dana segar itu untuk ekspansi ke model Business to Business (BtoB) lewat platform pelatihan secara online. Tambahan modal ini juga akan digunakan untuk memperkuat situs pembelajaran www.Pintaria.com. HarukaEdu memberikan layanan pendidikan secara online dan telah bermitra dengan lebih dari 15 lembaga pendidikan tinggi di Indonesia. Perusahaan menawarkan lebih dari 20 program gelar pembelajaran online terakreditasi dan campuran. Tahun ini HarukaEDU merambah segmen korporasi lewat CorporateEdu. Startup edukasi ini pun menggunakan pengalaman pedagogi dan teknologi klien untuk mengubah program pelatihan karyawan.

Pelatihan untuk karyawan ini dilakukan secara offline. “Kami ingin mencapai hasil pembelajaran yang sama dibandingkan dengan pelatihan offline reguler, tanpa mengurangi jumlah jam kerja,” kata CEO HarukaEdu Novistiar Rustandi seperti dikutip dari DealStreetAsia, Senin (18/11).

Dalam wawancara DealStreetAsia tahun lalu, Rustandi mengatakan bahwa peluang bagi startup edutech menjadi unicorn Indonesia berikutnya sangat besar. Sebab, jumlah pelajar di Tanah Air cukup besar. Namun HarukaEdu menghadapi beberapa pesaing di Indonesia, salah satunya Ruangguru. Startup pendidikan yang didukung East Ventures ini bahkan sudah merambah Vietnam. Mereka juga memiliki layanan pendidikan untuk karyawan. Ruangguru mengisyaratkan bakal mendapat pendanaan tahun ini. Salah satu investor yang dikabarkan akan menyuntikan modal yaitu SoftBank. CEO Ruangguru Adamas Belva Syah Devara mengatakan, tambahan modal itu rencananya untuk mengembangkan produk baru dan menambah jumlah Sumber Daya Manusia (SDM). Startup edukasi ini disebut-sebut bakal menjadi unicorn keenam Indonesia. Namun, Belva enggan berkomentar banyak perihal peluang Ruangguru menjadi perusahaan rintisan bervaluasi lebih dari US$ 1 miliar. “Doakan saja,” kata dia, beberapa waktu lalu (7/10). “Kami tumbuh lumayan cepat.” Kompetitor lainnya yakni Zenius Education dikabarkan sedang dalam tahap pembicaraan investasi dengan perusahaan ekuitas swasta Northstar. Kabarnya, Northstar bakal memimpin pendanaan US$ 20 juta di startup edutech tersebut.

Artikel ini telah tayang di Katadata.co.id dengan judul “Startup Pendidikan HarukaEdu Galang Investasi dari Investor AS” , https://katadata.co.id/berita/2019/11/19/startup-pendidikan-harukaedu-galanginvestasi-dari-investor-as
Penulis: Cindy Mutia Annur
Editor: Desy Setyowati

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply