Politik Nyeleneh Demokrat Tangsel, Ini Kata Para Tokoh Masyarakat

Ciputat, tangselkita– Hampir tigapuluh hari kantor  DPP Partai Demokrat umumkan adanya jalur konvensi pendaftaran dan penjaringan bakal calon Walikota/Bupati Se-Indonesia.

Diketahui sejak 1 November hingga tanggal 23 Desember konvensi bagi calon walikota dan Bupati Se Indonesia mestinya sudah membuka diri di tiap dewan pimpinan daerah, ironisnya DPC Partai Demokrat Kota Tangerang Selatan masih menutup diri seolah enggan mengikuti intruksi pimpinan partai

Seperti dikatakan tokoh masyarakat, pejuang Cipasera dan saat ini berminat menjadi balon ( bakal calon) Walikota , Yardin Zulkarnaen dalam kesempatannya kepada awak media , hari ini Senin ( 17/11/2019) pagi menyebut kan jika partai demokrat sudah memiliki putera mahkota tak perlu menyebarkan informasi penjaringan dan membuka  pendaftaran.

” ini kan! tandanya tidak memberi peluang baik eksternal maupun di garis partai sendiri.”ujar Yardrin sudah beberapa kali ingin mendaftar tetapi kantor DPC Demokrat Tangsel selalu tutup tanpa keterangan yang jelas.

“Politik ala demokrat itu harusnya berpihak kepada masyarakat tetapi jika ikuti sekelompok kecil di Tangsel akan menjadi standar politisi parpol demokrat bahwa hanya sekelas itu saja tidak menjamin kehidupan masyarakat umum” tandas Yardin.

Hal sama disampaikan tokoh lingkungan hidup dan pegiat sosial, Bambang Sudiyono menilai politik demokrat tangsel belum siap menjaring eksternal partai sebab selalu tertutup kantor sekretariat DPC Demokrat  Kota Tangerang Selatan.

” Saya kalau melihat begitu selaku pendaftar Cawalkot Tangsel , jika begitu menandakan ketidak seriusan , sesuai berita yang sudah beredar bahwa Partai Demokrat membuka penjaringan dari seminggu yang lalu terlihat tidak siap.

Tambahnya, ” Padahal Partai Demokrat adalah salah satu partai besar di Tangsel ,kita bisa lihat saat tahun 2014 demokrat sampai kekurangan caleg tapi yang lalu begitu besar jangan sampai ulah pengurus yang segelintir namanya menjadi rusak”. tegas Bambang Sudiyono.

Pesannya agar partai demokrat tangsel bisa diperbaiki lagi kesiapannya jangan mengecewakan para calon Walikota yang akan mendaftar.

Sebelumnya, Edy Kuswanto SH menganggap demokrat tangsel sangat menyeleneh berani bermain kucing kucingan dengan intruksi DPP.

” Sudah saatnya merebut suara masyarakat sebab saat ini kursi parlemen ditangsel bertambah bukan lantaran calegnya tetapi masyarakatnya butuh figur sesuau harapan masyarakat tangsel sendiri”. pungkas Edi. Pur/Red

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply