Klarifikasi Proyek Galeri Koperasi dan UKM Kota Tangerang Selatan

Serpong, tangselkita.com, Proyek Pembangunan Gedung Galeri Koperasi dan UKM Kota Tangerang Selatan diberitakan “Mangkrak dan Molor” dari pelaksanaan. Progres pelaksanaan tersebut baru tercapai 5 – 10 % menurut salah satu Tenaga Ahli Pengadaan dan Jasa Pemerintah Saudara Eldika Sabda Lubis (yang ditayangkan oleh beberapa Media Online Tangerang Selatan), Kamis, 19/12/2019.

Proyek yang dianggarkan Multiyears dengan pagu anggaran +/- Rp. 90 Milyar mengunakan APBD 2017 s/d 2020 baru dapat dilelangkan akhir 2018. Berdasarkan BAHP (Berita Acara Hasil Pelelangan) pekerjaan ini diikuti 58 perusahaan yang mendaftar proyek tersebut. Namun hanya 2 perusahaan yang mengupload dokumen penawaran tersebut.

Berdasarkan BAHP (Berita Acara Hasil Pelelangan) PT. Citra Agung Utama dengan alamat Jalan Khairil Anwar No. 31 Banda Aceh adalah Pemenang Tender Proyek Pembangunan Gedung Galeri Koperasi dan UMKM Kota Tangerang Selatan dengan nilai proyek sesuai dengan Harga Hasil Negosiasi adalah sebesar Rp 85.739.179.000,00 termasuk pajak, keuntungan penyedia dan biaya-biaya lainnya.Dengan jangka waktu pelaksanaan 540 hari kalender, terhitung sejak Januari 2019.

Hasil Klarifikasi dengan PT. Citra Agung Utama, diwakili oleh saudaran Novel sebagai Project Koordinator Pembangunan Gedung Galeri Koperasi dan UMKM Kota Tangerang Selatan, memastikan bahwa berita tersebut tidak benar. Saudara Novel memastikan Progres tercapai dilapangan sudah mencapai 31 %, memang terjadi devisiasi minus terhadap pekerjaan, namun hal tersebut bukanlah situasi yang menghawatirkan.

Ada beberapa kendala yang menyebabkan terjadi devisiasi minus tersebut. Pertama, dalam pekerjaan struktur basement terjadi kendala pemancangan Pondasi Spun Pile yang dari rencana awal dan hasil test pile dengan kedalaman 12 M, berubah menjadi 18 – 22 M pada saat pelaksanaan bahkan ada beberapa titik yang mencapai 30 M. Kondisi tersebut menyebabkan pekerjaan pemancangan terlambat 2 bulan dikarenakan harus memesan material Spun Pile untuk penyesuaian terhadap pondasi pancang. Kedua, akibat keterlambatan tersebut maka pekerjaan struktur basement menjadi lebih lama.

Saudara Novel juga mengklarifikasi bahwa yang disampaikan Saudara Eldika Sabda Lubis sebagai salah satu Tenaga Ahli Pengadaan dan Jasa Pemerintah dimana menyatakan bahwa Persentasi pekerjaan Pondasi 5 – 10 % adalah salah, berdasarkan Dokumen Kontrak pekerjaan pondasi tersebut sampai dengan selesai basement adalah 27%.

Mohon kepada Saudara Eldika Sabda Lubis untuk mengkonfirmasi dan melihat kondisi dilapangan kepada pelaksana pekerjaan sebelum berbicara di media, agar tidak terjadi Mis Komunikasi kepada masyarakat Tangerang Selatan terhadap Proyek Pembangunan Gedung Galeri Koperasi dan UKM tersebut.

“Agar diketahui oleh masyarakat bahwa Pembangunan Gedung Galeri Koperasi dan UKM Kota Tangerang Selatan ini akan diselesaikan sesuai kontrak,” kata Noval menegaskan.

Sementara itu, Kepala Bidang Bangunan Non Perkantoran pada Dinas Bangunan dan Penataan Ruang Kota Tangerang Selatan, Ferdaus ST. MSI., juga mengatakan bahwa progres dilapangan sudah mencapai +/- 30 % bukan seperti yang tersebut di media online.

“Memang terjadi keterlambatan namun kami juga melakukan evaluasi dan percepatan terhadap Pelaksana pekerjaan,” pungkasnya. (Penulis: Iskandar P Hadi & Farhat M ).

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply