Pelayanan Publik Parah, Akta Kematian Enam Bulan Tidak Kunjung Selesai

Serpong– Fraksi PSI DPRD Tangerang Selatan menyesalkan masih ditemukan pelayanan publik diwarnai pungutan pembohong tanpa rasa rasa percaya.

Kejadian ini bermula dari Nuraeti, ibu rumah tangga yang bertempat tinggal di Perumahan Serpong Park, Kelurahan Lengkong Karya, Kecamatan Serpong Utara yang mendukung anggota DPRD Tangerang Selatan

Menurutnya, Ia sudah dipingpong selama 6 (enam) bulan oleh oknum Kelurahan Lengkong Karya dan oknum Kecamatan Serpong Utara.

Hal tersebut lantaran KTP dan KK almarhum berdomisili di Tangerang Selatan, ibu yang berduka ini segera menerima dokumen kematian di Kelurahan Lengkong Karya (17/06/2019), bahkan sesuai dengan yang diminta, ironisnya ada oknum-oknum sesuai kebutuhan.

Tak cukup hanya duka ditinggal anak kesayangannya, selama 6 (enam) bulan Ibu Nuraeti dipingpong bolak-balik kesana kemari membuat dokumen pemilihan putranya.

Sekretaris Fraksi PSI DPRD Tangerang Selatan, Aji Bromokusumo, ST., MBA

Diriku pun langsung dibuka untuk oknum kemudian mengultimatum batas waktu mulai untuk dibuka

“Harus selesai dalam pembicaraan! Masih ada saja oknum meminta persyaratan tertentu dan meminta mengulur waktu”. geram Bro Aji biasa di sapa untuk bangun media, hari ini (15/12/2019) pagi tadi

Katanya lagi, “Hal ini sudah tidak bisa ditoleransi lagi, karena sudah enam bulan yang lalu, dan mereka sekarang baru mengada-ada lagi yang meminta persyaratan”. katanya.

“Pelayanan publik mengedepankan pengabdian dan kehormatan, sungguh disayangkan, Kota Tangerang Selatan yang mendapat berbagai penghargaan, masih saja ada para pelayan publik yang tidak dapat melayani dengan baik, demikian tandas Aji Bromokusumo.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply