“Kebebasan Sipil di Era Infrastruktur dan Investasi” bersama organisasi masyarakat sipil

Tangselkita.com, Dalam diskusi publik yang dimulai pukul 12:OO wib hadir narasumber Diskusi telah hadir 3 narasumber, yaitu : Prof. Hariadi Kartodiharjo (Akademisi IPB), Andreas Harsono (Human Right Watch), dan Asfinawati (YLBHI) .Senin 10 Februari 2020

“Berdasarkan database YLBHI di tahunn 2019, sebanyak 15 kasus pelanggaran atas kemerdekaan beragama atau berkeyakinan.
Pemerintah sekarang sering menarasikan anti intoleransi tetapi faktanya tidak seperti apa yg diucapkan terutama pada perlindungan korban”. kata Asfinawati

YLBHI mencatat bahwa kasus kebebasan hak sipil meningkat, mengingat terjadinya kasus unfair trial pada aksi bulan September 2019 yang lalu.

Lain lagi dengan Andreas Harsono : “Terjadi extrajudicial killing ketika adanya eksploitasi besar2an. Penguasa akan menggunakan sentimen agama, suku, nasionalisme dalam melakukan exploitasi dalam pembukaan lahan untuk oligarki”. jelasnya

Sedangkan berpendapat “Dalam knteks PSDA terlalu banyak pelanggaran yg ditutupi seperti :

  • Korupsi perizinan
  • Kesalahan lokasi izin
  • Tidak membayar pajak
  • Tidak menjalankan putusan pengadilan.”
    Prof Hariadi

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply