KontraS Menjelaskan tentang Temuan Tim Peristiwa 24-30 September 2019

Tangselkita.com, Saat ini berlangsung diskusi dan konferensi pers tentang Temuan Tim Peristiwa 24-30 September 2019 atas Penyampaian Aspirasi Mahsiswa dan Pelajar Trhp Revisi UU KPK dan RKUHP, di KontraS , Jakarta 31 Januari 2020

Tim Advokasi untuk Demokrasi 360 menerima pengaduan penangkapan sewenang-wenang, acak dan tanpa surat penangkapan dan tanpa surat tugas padahal dalam konteks disana masyarakat sudah tidak melakukan apa-apa. Banyak tetjadi di belakang gedung DPR,” ungkap Oky dari LBH Jakarta

Pertimbangan hakim dalam memutus kasus yang melibatkan pelajar yang ditangkap saat demo Pertimbangan hakim aneh.

“Hakim mengatakan bahwa wajar jika kepolisian penangkapan secara acak. Kami punya rekamannya. Kami langsung kaget mendengar hal trsebut. Artinya hakim melangkahi KUHAP, karena penangkapan diharuskan dilengkapi surat2, kecuali jika tertangkap tangan. Sementara kasusnya tidak,” jelas Oky.

Lain lagi dengan Mona Ervita dari lbhpersjakarta “kami melaporkan 4 kasus ke Polda Metro Jaya, namun hingga pukul 18.00 hanya dua kasus yang diterima. Untuk duanya tdk diterima, katanya ini pelanggaran etik padahal itu melanggar pidana Pers (UU Pers) ,” katanya

“4 wartawan itu mengalami kekerasan, penghalangan hingga perampasan alat kerja yang dilakukan oknum polisi,” Imbuhnya

“Dua laporan polisi diterima Sebagai pidana, sementara dua lainnya hanya dianggap dugaan pelanggaran etik. Hal ini disebabkan karena kurang pahamnya kepolisian terhadap keberadaan Pidana Pers yang diatur dalam Pasal 28 UU Pers,” Pungkasnya

Yuk kita klik dan share poling pemilihan Cawalkot Tangsel!

https://pollingkita.com/polling33437-polling

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply