Meraup Keuntungan di Balik Musibah Virus Corona

 

Tangselkita.com, Memanfaatkan Psikologi Pasar untuk Melakukan Kartel Masker dan Bawang Putih Sampai sekarang, virus Corona blm masuk ke Indonesia. Hal tersebut sangat mungkin terjadi krn suhu udara hangat&beriklim tropis sehingga virus musiman seperti influenza dan SARS berkembang dengan lambat. Jadi kalau ada komoditi yg tiba2 mahal begitu terus dikaitkan sama virus corona berarti ada permainan

Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kemendag menghimbau supaya para penjual tidak memanfaatkan musibah wabah virus corona. Dikarenakan permintaan masker meningkat diiringi kenaikan harga yang menjulang tinggi.

pemerintah tidak melarang para produsen dan distributor untuk mengambil untung tetapi diharapkan para pedagang turut prihatin terhadap musibah yg menimpa korban virus corona. Bikin harga jangan segitunya lah yaa. nanti bisa dikasih sanksi administrasi, pembekuan dan pencabutan lho

Harga masker di pasaran mengalami kenaikan drastis seiring merebaknya wabah virus corona. Masker yg mengalami kenaikan drastis salah satunya masker tipe N95. Masker ini bnyk dicari krn memiliki kualitas lebih baik dlm menangkal polutan dan virus.

Normalnya, 1 kotak masker N95 harganya Rp195 ribu sampe Rp200 ribu. Tp skrng dijual Rp1,7 juta dengan harga eceran Rp100 ribu per masker. Disinyalir memang ad oknum yg memainkan harga dan stok masker sehingga terdapat kekosongan di beberapa kios&imbasnya terjadi lonjakan harga masker

mari kita dukung pemerintah untuk segera menyidak oknum2 produsen/distributor nakal yang menyebabkan stock masker menipis dan harganya mahal sekali

Lanjut ke kartel selanjutnya yang tidak kalah mahalnya yaitu bawang putih yg skrng langka dan harganya Rp 60rb/kg

Ketakutan2 akibat hoax Corona yg membuat gejolak psikologi pasar akhirnya dimanfaatkan oleh oknum pelaku kartel. Faktanya,bawang putih/komoditas berbasis tanaman tidak dikategorikan sebagai media pembawa virus corona. Yang disetop impornya itu komoditi hewani karena virus ini menular lewat hewan

Jadi, jelas ya penyebaran virus corona tidak bisa lewat hp xiaomi apalagi ada juga yang menyebarkan hoax kalau penularannya bisa lewat tatapan mata. ya memang penyebarannya lewat udara tapi bukan tatapan mata juga

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply